12 April 2021

PERHUTANI FORESTRY INSTITUTE BERSAMA P3HH DAN CTECH LAB PT EDWARD TECHNOLOGY JALIN KERJASAMA PENELITIAN KHDK CEMORO MODANG

PERHUTANI FORESTRY INSTITUTE BERSAMA P3HH DAN CTECH LAB PT EDWARD TECHNOLOGY JALIN KERJASAMA PENELITIAN KHDK CEMORO MODANG

 

PERHUTANI FORESTRY INSTITUTE, PERHUTANI (09/04/2021) | Perhutani Forestry Institute (PeFi) Departemen Riset dan Inovasi bersama Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan (P3HH) Badan Penelitian Pengembangan dan Inovasi Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan (KLHK) Gunung Batu Bogor melakukan survey kegiatan pendahuluan Kerjasama Penelitian KHDK Cemoro Modang, Kamis (08/04).

Kerjasama penelitian yang dijadwalkan selama 7 hari dimulai hari  Minggu  tanggal 4 April 2021  s/d  Sabtu tangal 10 April 2021 tersebut, mengambil judul Pengembangan Uji Tidak Merusak (Non-Destructive Testing) Untuk Memprediksi Kualitas Kayu dan Waktu Tebang Jati Menggunakan Teknologi Tomography. Rencana penelitian akan dilakukan 2 periode, yaitu tahun 2021 dan tahun 2022.

Hadir di kantor  PeFi Departemen Riset dan Inovasi  Batokan, Kasiman, Bojonegoro Jawa Timur untuk  melakukan paparan Aplikasi Teknologi ECVT (Electrical Capacitance Volume Tomography) dan Aplikasi Real-Time ECVT Monitoring System Based on Iot untuk Dunia Kehutanan oleh Peneliti P3HH, Ratih Damayanti dan CTECH  Lab PT Edward Technology Warsito P Taruno bersama tim dihadapan segenap Koordinator Peneliti dan Peneliti PeFi.

Tim kemudian melanjutkan kunjungan lapangan sekaligus penandaaan pohon sampling di lokasi Penelitian KHDK Cemoro Modang tepatnya petak 7083 A-4, RPH Pengkok, BH Cabak, BKPH Cabak dan petak 4036A-4 RPH Ngawenan BKPH Pasar Sore KPH Cepu.

Hadir Koordinator Peneliti Produksi Chorirotun Nur Ulifah, Kepala Seksi Utama Perencanaan, Kerjasama dan Inovasi Diana Puspitasari, Peneliti Madya Produksi Novinci Muhariyani, Peneliti Madya Jati Dian Rodiana, Administratur KPH Mustopo mendampingi diskusi di lapangan bersama Kepala Divisi Regional Jawa Tengah Budi Widodo dan Kepala PeFI Yahya Amin.

Dalam sambutannya, Yahya Amin menyampaikan harapan semoga kerjasama penelitian membawa manfaat bagi pengelolaan hutan yang dilaksanakan oleh Perhutani yang ditunjuk pemerintah sebagai salah satu Badan Umum Milik Negara (BUMN).

Pendamping Penelitian yang juga menjadi Koordinator Kelompok Peneliti Produksi, Chorirotun Nur Ulifah mengatakan bahwa pengembangan teknik non-destructive (NDT) ini dapat digunakan untuk memprediksi variasi sifat kayu pada berbagai kelas umur dengan cepat dan akurat, dengan tidak perlu merusak materi kayu tersebut. Ia berharap hasil penelitian dapat membantu Perhutani. (Kom-PHT/PeFi/Hrt)