Litbang Pemasaran

1.Studi Pelaksanaan THMJ dalam upaya peningkatan produktivitas hasil tebangan jati (studi kasus KPH Cepu)

A. Latar Belakang

Penurunan potensi kayu perlu diantisipasi dengan memperbaiki sistem eksploitasi sehingga diharapkan potensi kayu yang ada pada setiap batang dapat dimaksimalkan.

 

B. Tujuan Penelitian

 

2.Model Pengelolaan TBK Jati (Kerjasama dengan KPH Nganjuk)

A. Latar Belakang

Tanaman Jati di lokasi yang rawan konflik sosial banyak mengalami gangguan sehingga N/Ha maupun pertumbuhannya kurang.

 

B. Tujuan Penelitian :

 

 

3.Kajian Efisiensi dan Efektifitas Lokasi Tempat Pengumpulan Kayu 

A. Latar Belakang

Biaya transportasi merupakan komponen terbesar dalam kegiatan pemanenan hasil hutan. Perhutani samapai saat ini masih menggunakan sistem TPK dalam wilayah kerja dan belum memaksimalkan sistem pengumpulan kayu ke TPK terdekat.

 

B. Tujuan Penelitian :

1. Mengetahui nilai kerugian akibat lokasi TPK yang overlap

2. Mengetahui jalur dan lokasi TPK yang efektif dan efisien

 

 

4.Kajian implementasi sistem kerja borong tanaman

A. Latar Belakang

Kemungkinan penerapan sistem kerja borong tanaman di Perum Perhutani, karena hal-hal sebagai berikut :

 - proses administrasi keuangan yang panjang, berakibat pada efisiensi dan efektifitas pelaksanaan di lapangan

 - kesulitan dalam mendapatkan tenaga kerja untuk pembuatan tanaman

 - rawan penyalahgunaan anggaran kegiatan tanaman untuk kegiatan dan tidak digunakan sesuai peruntukannya.

 

B. Tujuan Penelitian :

Mengetahui kendala penerapan SK borong tanaman tidak jalan.

 

 

5.Perhitungan Harga Pokok Produksi kayu JPP

A. Latar Belakang

Penentuan harga kayu jati saat ini masih dipengaruhi oleh mekanisme pasar dan belum mencerminkan harga pokok produksinya. Dari hal tersebut maka perlu kiranya mengetahui berapa besar biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi kayu JPP dari kegiatan pengelolaan awal hingga pemasaran kayu nya sampai dengan umur tertentu.

 

B. Tujuan Penelitian

  Mengetahui persepsi konsumen tentang kayu JPP dan Harga Pokok Produksi (HPP) kayu JPP.

 

 

6.Kajian Prestasi kerja tebangan jati (KPH Nganjuk dan KPH Cepu)

A. Latar Belakang

Standar prestasi kerja tebangan jati yang belum menggambarkan kondisi riil di lapangan, yang berakibat pada biaya produksi dan produktifitas di lapangan.

 

B.Tujuan Penelitian